Model Atap Rumah Sederhana Minimalis

Friday, January 16th 2015. | Atap Rumah

Pilihan bahan penutup atap yang semakin beragam dewasa ini, membuat desainer semakin kreatif dalam merancang model atap rumah sederhana. Atap, selain berfungsi sebagai pelindung struktur rumah dari terpaan cuaca, jika dirancang secara tepat, akan memberikan andil dalam memperindah tampilan hunian kecil sederhana kita. Namun dalam merancang model atap rumah sederhana ini, prinsip fungsional tetap harus dikedepankan dibandingkan aspek-aspek estetis.

Pada daerah tropis, faktor hujan dan angin merupakan faktor utama yang harus dipertimbangkan dalam perancangan model atap rumah sederhana ini. Curah hujan yang termasuk tinggi menuntut bahwa model atap rumah kecil sederhana sebaiknya dibuat menerus dan melindungi juga sebanyak mungkin bagian dinding luar rumah. Oleh karena itu biasanya model atap rumah sederhana untuk daerah tropis mempunyai bagian tritis yang lumayan lebar agar lebih banyak melindungi dinding luar rumah dari panas dan hujan. Pada desain rumah minimalis, atap biasanya dipangkas sehingga bagian tritis menjadi lebih pendek, dengan konsekuensi pada bidang dinding di mana ada kusen jendela atau pintu, dibuatkan struktur semacam atap untuk melindungi. Biasanya terbuat dari cor beton agar tampak rapi.

Mengenai sudut kemiringan atap, saat ini desainer tinggal menentukan saja mau menggunakan sudut kemiringan berapa untuk atap pada sebuah rumah. Lebih bebas, tidak perlu terlalu memikirkan lagi mengenai bahan penutup atap, karena saat ini relatif banyak pilihan yang bisa diambil. Seringkali, pemilihan bahan penutup atap ini dilakukan berdasarkan kebutuhan untuk mendapatkan nilai estetika dari bangunan itu sendiri, misal penggunaan genteng keramik dengan lapisan glassur yang mengkilap dan mentereng. Hal tersebut sah-sah saja, selama atap dapat menyediakan fungsinya dengan baik.

Contoh Gambar Model Atap Rumah Sederhana

Model Atap Rumah sederhana

Model atap rumah sederhana pada gambar di atas, sampai saat ini masih merupakan model yang sering dijumpai, model atap pelana, dengan aksen beda tinggi antara satu blok bidang atap dengan atap lainnya, dengan kemiringan atap mengarah ke arah depan (ke arah fasad depan rumah). Pada model demikian, bentuk atap sebenarnya tidak akan ter-ekspos dengan baik dari sisi depan rumah, karena dari depan, penampang atap hanya tampak kotak saja. Butuh tambahan aksen dari bahan penutup atap untuk membuatnya lebih menarik.

Model Atap Rumah Sederhana lainnya

Atap Rumah sederhana

Hampir sama dengan model atap sebelumnya, model atap rumah sederhana pada gambar di atas, menambah aksen dengan memberikan potongan pada salah satu bidang atap, yang memungkinkan untuk meng-ekspos detail list-plank, sebagian dinding di bawah atap dan sekaligus menonjolkan atap teras.

Atap Rumah sederhana pelana

Atap rumah utama masih berupa atap pelana, namun tampak depan dari rumah pada gambar di atas menjadi lebih menarik dengan penggunaan atap pelana pada atap teras, dengan bagian miring tidak mengarah ke depan, sehingga nampak bentuk segitiga atapnya. Penojolan sudut atap, membuat tampilan rumah menjadi lebih berwibawa dan gagah tanpa terlalu mengandalkan detail bahan penutup atap.

Atap Rumah sederhana limas

Dalam perancangan model atap rumah sederhana ini, demi pertimbangan ekonomis, silakan dilihat posisi rumah kita dengan orang-orang yang mungkin akan dapat melihat bentuk atap rumah kita secara keseluruhan.

Jika misalnya saja rumah kita berdiri pada pemukiman yang relatif padat, dengan jalan di depan rumah kita hanya merupakan jalan relatif kecil dan bagian depan rumah kita cuma dekat saja jaraknya dari jalan tersebut, maka kemungkinan besar orang yang berlalu-lalang di jalan tidak akan bisa melihat secara penuh model atap rumah sederhana kita. Pada kondisi itu, akan lebih ekonomis jika atap rumah utama kita rancang dengan mengejar nilai fungsional nya saja, dan lebih fokus pada bagian muka rumah yang terekspos lebih jelas, misal bagian teras dan atap teras.

tags: ,